Postingan populer dari blog ini
MTK FARMASI_Analisis presentase kekuatan zat_RPS 12
Pada umumnya, suatu larutan terdiri satu jenis zat terlarut dan satu pelarut. Solvent (pelarut) dan Solut (zat yang terlarut) biasanya sudah sering didengar dan disebutkan. Solvent merupakan komponen yang dilihat secara fisik tidak berubah jika larutan terbentuk, sedangkan semua komponen yang ada pada Solut akan larut dalam pelarut. Video materi saya : https://youtu.be/l9rFum73HhM
Reaksi esferifikasi Gliserol
Gliserol adalah produk samping produksi biodisel dari reaksi transesterifikasi dan merupakan senyawa alkohol dengan gugus hidroksil berjumalh tiga buah. Gliserol merupakan cairan yang tidak berwarna, tidak berbau dan merupakan cairan kental yang memiliki rasa manis. Gliserol dapat dimurnikan dengan proses destilasi agar dapat digunakan pada industri makanan, farmasi atau juga dapat digunakan untuk pengolahan air. Sebagai produk samping industri biodiesel, gliserol belum banyak diolah sehingga nilai jualnya masih rendah. https://youtu.be/0OS2S9db6_0 Catatan: materi yang saya jelaskan terdapat pada menit ke 2.28-3.46
Berdasarkan sumber yang saya baca, dalam suatu obat diperlukan adanya keadaan isotonis yaitu keadaan tonisitas (tekanan osmosis) yang sama dengan tubuh. Sesuai dengan yang anda sampaikan mengenai dalam penerapan kesetaraan NaCL ini berkaitan dengan tonisitas pada larutan Farmasetik. Pertanyaan saya, bagaimana dampak jika seseorang mengonsumsi suatu obat yang memiliki tonisitas yang terlalu rendah atau tinggi, akibat adanya kesalahan dalam perhitungan ?
BalasHapus1.Tonisitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi daya serap obat.Tonisitas yang diberikanbentuk obat secara signifikan mempengaruhi mukosa hidung; jadi umumnya, untuk efek formulasi yang lebih baik, preparat isotonik harus lebih disukai.
HapusTonitas larutan terkait dengan pengaruhnya terhadap volume sel. Larutan yang tidak mengubah volume sel disebut isotonik . Sebuah hipotoniklarutan menyebabkan sel membengkak, sedangkan larutan hipertoniklarutan menyebabkan sel menyusut. Meskipun terkait denganosmolalitas, tonisitas juga mempertimbangkan kemampuan zat terlarut untuk membeli membran sel.
2. Cara yang paling efisien adalah penghitungan dengan metode ekuivalen NaCL dikarenakan penambahan NaCL dapat berpengaruh besar pada tonisitas larutan obat
BalasHapus